Harga Harian
Harga Sembako Hari Ini
Rata-rata harga sembilan bahan pokok nasional di pasar tradisional, lengkap dengan kalkulator estimasi belanja.
Pertengahan Juli 2026 · Sumber: PIHPS Bank Indonesia (bi.go.id/harga)
Harga di halaman ini paling cepat berubah dibanding kalkulator harga lain di situs ini. Cabai dan bawang bisa naik turun dua digit persen dalam hitungan hari karena sifatnya musiman dan mudah rusak. Anggap angka ini gambaran umum, bukan harga pasti hari ini di pasar dekat kamu.
Estimasi Belanja Sembako
Estimasi Total Belanja
Rp 91.363
Harga rata-rata nasional, bisa berbeda dari harga di pasar atau warung dekat kamu.
Bagikan ke WhatsApp
Daftar Harga Sembako Nasional
Beras & Gula
| Beras kualitas medium I | Rp 16.200 / kg ▼ |
| Beras kualitas medium II | Rp 15.750 / kg ▼ |
| Gula pasir premium | Rp 20.300 / kg ● |
| Gula pasir lokal | Rp 19.100 / kg ▲ |
Minyak Goreng
| Minyak goreng curah | Rp 20.550 / liter ▼ |
| Minyak goreng kemasan bermerk | Rp 24.250 / liter ▲ |
Daging & Telur
| Telur ayam ras | Rp 29.300 / kg ● |
| Daging ayam ras | Rp 35.250 / kg ▼ |
| Daging sapi kualitas I | Rp 150.550 / kg ▲ |
Bumbu Dapur
| Bawang merah | Rp 43.800 / kg ▼ |
| Bawang putih | Rp 43.750 / kg ▲ |
| Cabai merah besar | Rp 44.450 / kg ▼ |
| Cabai merah keriting | Rp 43.450 / kg ▼ |
| Cabai rawit merah | Rp 53.950 / kg ▼ |
Susu, Jagung, Gas & Garam
| Susu kental manis (370 gr kaleng) | Rp 12.462 ● |
| Susu bubuk instan (400 gr dus) | Rp 41.743 ● |
| Jagung pipilan kering | Rp 7.889 / kg ● |
| Garam beryodium halus | Rp 9.321 / kg ● |
| Tepung terigu | Rp 11.509 / kg ● |
| LPG 3 kg bersubsidi (HET) | Rp 19.000 – 22.000 / tabung ● |
| LPG nonsubsidi Bright Gas 5,5 kg | Rp 103.000 / tabung ▼ |
| LPG nonsubsidi Bright Gas 12 kg | Rp 220.000 / tabung ▼ |
Harga LPG untuk wilayah Pulau Jawa. LPG 3 kg mengikuti Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan tiap pemerintah daerah, jadi bervariasi antar kota/kabupaten. Wilayah luar Jawa untuk Bright Gas umumnya sedikit lebih tinggi.
Kenapa Harga Cabai dan Bawang Paling Sering Berubah?
Dibanding komoditas lain seperti beras atau gula yang harganya relatif stabil, cabai dan bawang termasuk bahan pangan yang paling fluktuatif harganya. Beberapa alasannya:
- Sifatnya mudah rusak (perishable), sehingga stok tidak bisa ditahan lama menunggu harga membaik
- Produksinya sangat bergantung musim dan cuaca, gagal panen di satu sentra produksi langsung terasa ke harga nasional
- Rantai distribusinya lebih pendek dan lebih banyak melibatkan pasar tradisional dibanding komoditas yang sudah terstandardisasi seperti beras atau gula kemasan
Data yang ditampilkan di halaman ini bersumber dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, yang mengumpulkan harga rata-rata dari pasar tradisional di seluruh provinsi Indonesia.
Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan
Kenapa harga di pasar dekat rumah beda dari data di halaman ini?+
Data ini adalah rata-rata nasional dari seluruh provinsi. Harga aktual di pasar tertentu bisa lebih tinggi atau lebih rendah tergantung jarak dari sentra produksi, biaya distribusi lokal, dan kondisi pasokan di daerah tersebut.
Apa itu PIHPS Bank Indonesia?+
PIHPS (Pusat Informasi Harga Pangan Strategis) adalah sistem pemantauan harga pangan yang dikelola Bank Indonesia bersama pemerintah daerah, mengumpulkan data harga dari pasar tradisional di seluruh Indonesia setiap hari kerja.
Kenapa harga beras lebih stabil dibanding cabai?+
Beras punya masa simpan jauh lebih lama dan stoknya diatur pemerintah lewat Bulog, sehingga fluktuasi pasokan musiman bisa diredam. Cabai tidak punya mekanisme stok penyangga yang sama dan cepat rusak, sehingga harganya jauh lebih sensitif terhadap gangguan pasokan jangka pendek.
Kalkulator Lain Yang Berkaitan
Share :
