Blog

5 Panduan Beriklan di Instagram Anti Boncos

Instagram adalah salah satu media sosial yang paling terkenal saat ini terutama di kalangan kaum milenial. Kepopuleran Instagram dibuktikan dari sumber dari internet, yang mencatat bahwa Instagram menduduki peringkat ke-4 tertinggi sebagai 10 media sosial yang paling sering digunakan di Indonesia pada tahun 2020.

Platform media sosial yang diluncurkan pertama kalinya pada tahun 2010 lalu ini merupakan aplikasi untuk berbagi foto dan juga video yang telah tersebar di berbagai negara di dunia.

Pengguna Instagram Semakin Meningkat Di Indonesia

Menurut data tahun lalu, pengguna Instagram di Indonesia sendiri telah mencapai 69,2 juta per Mei 2020.

Menurut situs GNFI, pengguna Instagram di Indonesia didominasi oleh golongan usia produktif yakni antara 18-34 tahun alias generasi milenial.

Selain berbagi foto dan video, Instagram juga menyediakan fasilitas beriklan dan juga akun bisnis dan profesional.

5 Panduan Beriklan di Instagram Anti Boncos

Dengan adanya gaya hidup dan juga jumlah pengguna yang semakin bertambah setiap harinya, tentunya Instagram dapat dijadikan sebagai peluang bisnis yang menjanjikan.

Memasuki era digital seperti saat ini, banyak bisnis yang mulai melakukan transisi ke arah digital dan salah satunya adalah dengan melakukan digital marketing alias pemasaran secara online.

Pemasaran secara online memiliki banyak sekali keuntungan dibandingkan dengan pemasaran konvensional dari segi keefektifan dan juga hasil yang diperoleh.

Instagram juga menjadi salah satu media sosial yang paling banyak dilirik oleh berbagai bisnis untuk memasarkan produk atau jasanya.

Instagram merupakan saluran favorit peretail dengan jumlah partisipasi pemilik merk dalam memasarkan bisnisnya sebanyak 90% pada 2020 yang mengalami kenaikan dari tahun 2019 sebanyak 56%.

Sedangkan, pada tahun 2021 ini Instagram telah memiliki lebih dari setengah 56% pemasar yang aktif beriklan.

Nah, jika kalian juga ingin mencoba untuk memanfaatkan fitur iklan yang disediakan oleh Instagram ini, simak panduan berikut ini supaya tidak sampai boncos alias rugi.

1. Buat akun Instagram bisnis atau profesional

Untuk bisa menjalankan iklan dengan maksimal, akun Instagram yang digunakan sebaiknya adalah akun bisnis ataupun profesional karena adanya fitur insight untuk melihat hasil iklan kalian.

Insight Instagram adalah fitur yang disediakan oleh Instagram yang berguna untuk menganalisis data tentang demografi dan tindakan pengikut, serta konten kalian.

Istilah yang ada dalam insight Instagram antara lain adalah activity yaitu fitur untuk mengetahui tindakan dari para pengguna terhadap suatu akun yang meliputi interaction dan discovery.

Interaction adalah fitur untuk melihat jumlah tindakan yang dilakukan oleh para pengguna Instagram terhadap akun kalian selama seminggu terakhir seperti kunjungan profil, klik situs web, email, dan panggilan.

Discovery adalah fitur yang menampilkan keseluruhan kinerja dan pengaruh akun Instagram kalian yang meliputi reach (jumlah akun unik yang melihat post kalian) dan impressions (jumlah total kali semua post kalian yang dilihat oleh akun lain).

Content adalah bagian hasil analisis terperinci tentang setiap post di profil akun kalian. Caranya melihatnya cukup mudah, yaitu kalian cukup menekan tombol view insight yang ada di setiap post akun kalian, dan akan ditampilkan insight berupa jumlah likes, comments, shares, saved, interactions, dan discovery.

Nah, fitur-fitur tersebut dapat dilihat secara lengkap hanya dengan menggunakan akun bisnis ataupun profesional sedangkan untuk akun biasa tidak bisa.

2. Buat facebook fanpage

Setelah mengatur akun Instagram menjadi akun bisnis atau profesional, selanjutnya kalian harus membuat facebook fanpage.

Iklan di Instagram secara otomatis terhubung dengan Facebook atau dengan kata lain ketika kalian memasang iklan untuk ditayangkan di Instagram kalian dapat membuatnya melalui akun Facebook.

Untuk bisa membuat iklan menggunakan Facebook diperlukan Facebook fanpage yang akan menjadi perantara untuk menyambungkan iklan di Facebook dan Instagram.

Sebelum membuat akun fanpage di Facebook kalian harus memiliki akun Facebook terlebih dahulu karena fanpage ada di dalam akun Facebook.

Ketika membuat fanpage pastikan kalian mengisi semua informasi yang diperlukan dengan lengkap karena hal ini akan memudahkan Facebook untuk memaksimalkan iklan kalian.

3. Create Ads dengan Ads Manager

Setelah selesai membuat akun Facebook dan Fanpage, selanjutnya kalian dapat masuk ke Ads manager untuk membuat iklan.

Ads manager merupakan fitur yang disediakan oleh Facebook Business Suite yang dapat kalian akses dari akun Facebook kalian maupun dari website Ads manager Facebook.

Menentukan Nama Kampanye

Setelah masuk ke Facebook ads manager, selanjutnya pilih create ads untuk membuat iklan baru. Selanjutnya kalian harus membuat nama kampanye dari iklan kalian.

Nama kampanye ini bebas tidak ada aturan tertentu karena nantinya nama kampanye ini hanya bisa dilihat oleh kalian saja.

Fungsi dari nama kampanye adalah memudahkan menjalankan beberapa iklan, dalam satu akun ads manager yang sama, dan ingin membandingkan hasilnya satu sama lainnya.

Kemudian pilih tujuan kalian beriklan dengan memilih salah satu opsi seperti awareness, pertimbangan, dan konversi.

  • Kesadaran (awareness). Opsi ini berguna untuk meningkatkan kesadaran merk agar meningkatkan memori customer terhadap suatu merk bisnis. Selain itu, untuk menjangkau sejumlah audiens yang sesuai dengan target iklan kalian.
  • Pertimbangan. Opsi yang ada dalam pertimbangan beriklan di Facebook antara lain yaitu lalu lintas kunjungan, interaksi, pemasangan aplikasi, penayangan video, pembuatan prospek, dan pesan.
  • Konversi. Opsi ini berisi statistik penjualan katalog dan kunjungan toko.

Menentukan Target

Langkah selanjutnya adalah menentukan target audiens, anggaran, dan jadwal iklan yang kalian inginkan.

Untuk bisa menayangkan iklan kalian kepada orang yang tepat, maka :

  1. Kalian perlu menentukan target audiens yang melihat iklan tersebut yang meliputi data demografi, usia, gender, hobi, bahasa, dan spesifikasi lainnya.
  2. Anggaran untuk beriklan di Facebook dan Instagram dapat kalian pilih mulai dari Rp 15.000 per hari dengan perkiraan jumlah jangkauan audiens antara 1.400-4.100 dan semakin bertambah seiring bertambahnya anggaran harian.
  3. Jadwal iklan ditampilkan. Pastikan bahwa iklan kalian ditampilkan pada jam dimana banyak orang sedang membuka Facebook dan Instagram seperti jam makan siang dan jam setelah pulang kantor.

Untuk waktu penayangan iklan di Instagram sama seperti Facebook, dan biasanya durasi iklan per harinya terhitung berakhir pada pukul 24.00, sehingga ketika kalian ingin menayangkan iklan mulai hari ini pukul 19.00, maka durasi iklan harian kalian akan berakhir dalam waktu 5 jam ke depan. Jadi, supaya kalian tidak rugi, sebaiknya kalian memasang jam mulai beriklan di pagi hari supaya durasinya bisa lebih lama.

4. Mengatur format iklan yang akan ditayangkan dalam bentuk gambar atau video, keterangan gambar, dan juga tombol call-to-action, untuk mengarahkan audiens iklan untuk mengambil tindakan dari iklan kalian, seperti mengunjungi akun Instagram, WhatsApp, Email, direct message, dan lain-lain.

4. Pembayaran

Setelah kalian selesai mengatur semua keperluan untuk beriklan, selanjutnya kalian harus melakukan pembayaran iklan.

Sebelum melakukan pembayaran, kalian harus mengatur metode pembayaran terlebih dahulu. Metode pembayaran yang disediakan diantaranya adalah dengan kartu kredit/debit, transfer bank, hingga dompet digital seperti doku dan OVO.

Setelah kalian melakukan pembayaran, maka kalian akan menunggu konfirmasi pembayaran terlebih dahulu sebelum iklan kalian dapat ditayangkan.

5. Evaluasi Hasil Iklan Kalian

Setelah iklan kalian dijalankan, maka proses selanjutnya adalah kalian harus mengamati hasil iklan kalian secara harian, melalui situs Ads Manager, untuk melihat biaya iklan yang kalian keluarkan dengan hasil konversi yang kalian peroleh.

Ads manager merangkum progres iklan kalian dalam bentul tabel yang berisi data biaya per hasil, jangkauan, impresi, jumlah yang dibelanjakan, berakhirnya masa beriklan, dan anggaran yang kalian keluarkan per iklan.

Dengan mengevaluasi data iklan tersebut kalian bisa mengetahui tingkat keefektifan iklan yang kalian buat.

Hasil tersebut bisa kalian bandingkan jika kalian menjalankan beberapa iklan, sehingga kalian bisa mencari tahu iklan mana yang memiliki nilai terbesar ataupun terkecil dan nantinya dapat kalian jadikan pertimbangan untuk beriklan berikutnya.

Ketika kalian sudah mulai belajar tentang beriklan di Facebook dan Instagram, kalian pasti tidak asing lagi dengan istilah konversi.

Apa itu konversi dalam instagram?

Konversi atau conversion adalah jumlah orang yang berhasil kalian dapatkan dari hasil beriklan kalian.

Konversi sendiri ada dua macam yaitu konversi untuk penjualan dan kunjungan.

  • Konversi penjualan berarti orang yang berhasil membeli produk kalian dari tayangan iklan kalian
  • Konversi kunjungan adalah orang yang mengunjungi website atau akun Instagram kalian dari tayangan iklan kalian.

Jika hasil iklan kalian belum menghasilkan konversi, jangan berputus asa terlebih dahulu. Karena beriklan sebenarnya kalian sedang membeli data dari calon target market kalian. Semakin rutin kalian membuat iklan dan mengevaluasinya maka akan semakin lengkap data yang kalian peroleh.

Produk apa saja yang cocok diiklankan di Instagram?

Saat ini hampir semua bisnis memanfaatkan fitur iklan dari Facebook maupun Instagram untuk memasarkan produk atau jasa bisnisnya.

Semua produk atau jasa umumnya bisa diiklankan di Instagram, hanya saja untuk jenis tertentu memerlukan beberapa pertimbangan seperti ukuran jangkauan audiens yang dapat disasar untuk menjadi calon pembeli.

Misalnya jika kalian memiliki bisnis nasi kuning, maka target audiens iklan kalian sebaiknya hanya orang-orang yang berlokasi tidak jauh dari lokasi usaha kalian tersebut dengan pertimbangan waktu pengiriman yang singkat sehingga tidak membuat produk kalian rusak.

Kalian perlu memahami hal ini sehingga kalian tidak salah ketika menentukan target audiens iklan bisnis kalian yang nantinya akan berdampak ke boncosnya biaya beriklan dan juga hasil iklan menjadi kurang maksimal.

Manfaat dan Keunggulan beriklan di Instagram

Melihat Instagram adalah media sosial yang banyak digunakan oleh berbagai kalangan khususnya kaum milenial, maka banyak sekali manfaat yang akan kalian dapatkan ketika beriklan di Instagram. Berikut ini adalah beberapa manfaatnya.

  • Penggunaan yang mudah. Membuat iklan di Instagram terbilang sangat mudah dan tidak memakan banyak waktu karena dilakukan hanya melalui perangkat seperti hp ataupun laptop yang telah memiliki akun Facebook dan juga Instagram.
  • Jangkauan yang luas. Pengguna Instagram yang sangat banyak akan menjadi potensi yang bagus untuk bisnis kalian. Dengan mengatur budget iklan harian, kalian juga dapat mengatur jumlah audiens yang ingin kalian targetkan.
  • Gratis. Instagram dapat diunduh secara gratis di berbagai perangkat digital, sehingga ini akan sangat menguntungkan jika dibandingkan ketika harus beriklan secara konvensional yang membutuhkan biaya seperti biaya untuk mencetak brosur, menyewa papan reklame, dan lain-lain.
  • Memiliki fitur yang canggih. Fitur-fitur seperti insight akan membantu kalian untuk mengenali calon target market kalian seperti data usia, gender, lokasi, hingga jam keaktifan penggunaan Instagram oleh akun yang mengunjungi akun Instagram kalian.

Kekurangan Beriklan Di Instagram

Sedangkan, kekurangan dari beriklan di Instagram dibandingkan dengan beriklan secara konvensional adalah adanya tingkat persaingan yang tinggi.

Persaingan di Instagram saat ini sudah termasuk tinggi karena semakin banyaknya pengguna dan juga iklan yang ditayangkan.

Sehingga, ketika kalian jarang memperbarui konten ataupun berinteraksi di Instagram, maka akun kalian juga akan kecil kemungkinan bisa dijangkau oleh banyak orang hanya dengan mengandalkan iklan saja.

Tips Beriklan di Instagram

Agar dapat beriklan di Instagram dengan benar dan tepat, gunakan tips-tips di bawah ini.

  1. Maksimalkan Instagram stories. Instagram stories adalah fitur postingan foto atau video singkat dengan durasi 30-60 detik selama 24 jam saja dan akan hilang setelah itu. Karena durasi yang singkat tersebut, banyak orang yang sering mengakses fitur ini dan salah satunya dapat melihat tayangan iklan.
  2. Visual yang menarik. Instagram adalah media sosial yang berfokus pada tayangan visual, sehingga semakin baik kualitas visual yang ditayangkan maka akan menghasilkan perhatian audiens yang tinggi pula.
  3. Ukuran gambar instagram ads. ukuran gambar iklan sangat penting untuk diperhatikan supaya dapat menghindari terpotongnya iklan kalian. Beberapa format iklan yang ada di Facebook dan Instagram antara lain adalah single image dengan ukuran gambar 1200×628 pixels, ukuran Facebook dan Instagram Stories 1080×1920 pixels, dan rasio gambar 9:16 sampai 16:9.
  4. Carousel. Carousel adalah tayangan gambar yang terdiri atas beberapa slide dalam satu kali tayangan sekaligus. Format ini cocok ketika produk yang anda iklankan terdiri dari beberapa varian atau tipe produk. Ukuran gambar yang sebaiknya digunakan untuk format ini adalah 1080 x 1080 pixels (30 MB max) dengan rasio gambar 1:1 (persegi).
  5. Slideshow (tayangan slide). Slideshow hampir sama dengan carousel hanya saja bedanya slideshow menayangkan beberapa gambar yang dapat bergeser sendiri atau secara otomatis. Ukuran gambar yang disarankan untuk slideshow adalah 1280 x 720 pixels dengan rasio gambar 16:9, 1:1, atau 2:3 dan format video .mov atau .mp4.
  6. Single video (video tunggal). Video tunggal yang ditampilkan di Instagram memiliki durasi 1 sampai 60 detik dengan ukuran file maksimal 4 GB dan format video yang umum digunakan adalah .mp4, .mov, dan .gif. Resolusi video yang ditayangkan minimal 600 pixels width (pilih resolusi paling tinggi untuk ukuran file dan aspek rasio yang kalian pilih).
  7. Buat pelacakan iklan. Pelacakan yang dimaksud adalah fitur tracking online yang disediakan oleh Facebook untuk merekam data pengunjung website. Yakni Facebook Pixel. Facebook Pixel memiliki cara kerja yang sama seperti Google Analytics, Site Meter, dan lain sebagainya dimana setiap visitor website akan direkam dan dikumpulkan menjadi data audiens khusus.

Data-data yang diperoleh dari Pixel ini dapat dimanfaatkan, untuk memfollow-up calon pembeli yang pernah berkunjung ke akun atau halaman website bisnis kalian, mengetahui jenis konten yang paling optimal, dan dapat membantu kalian untuk mengevaluasi data-data yang diperoleh dari hasil beriklan.

Meskipun Pixel membutuhkan data link URL untuk website kalian, namun kalian tidak harus memiliki website untuk bisa memanfaatkan fitur ini. Kalian bisa menginputkan link URL dengan link WhatsApp misalnya.

Namun, karena cara kerja Pixel ini berhubungan dengan data yang ada di website maka sebaiknya kalian menggunakan website untuk bisnis kalian agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal dari fitur Pixel ini.

Kesimpulan

Saat ini ada banyak sekali strategi untuk melakukan digital marketing terutama di era media sosial seperti saat ini. Melalui digital marketing, proses marketing bisa berjalan lebih efektif dan juga efisien.

Instagram merupakan media sosial yang berpotensi untuk dijadikan tempat pemasaran produk bisnis kalian mengingat jumlah penggunanya terus bertambah dari waktu ke waktu.

Iklan menjadi salah satu kunci penting ketika kalian ingin memasarkan bisnis secara online menggunakan Instagram maupun Facebook. Namun, untuk bisa beriklan dengan maksimal kalian harus mengerti terlebih dahulu dasar-dasar dari beriklan di Instagram.

Informasi ini akan sia-sia jika hanya dibaca saja, maka dari itu penting juga untuk dipraktekan agar mendapatkan hasil yang maksimal. Semoga artikel ini dapat membantu kalian yang sedang mencoba beriklan di Instagram maupun Facebook ya. Selamat mencoba.

Lihat juga : Tips Memulai Usaha Sayuran Hidroponik

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button